Selasa, 03 Maret 2026

TPQ Al-Hidayah Gelar Pesantren Ramadhan 1447H, Bekali Santri Menjadi "Super Muslim"


MAFTAH – Mengawali bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan semangat ukhuwah, TPQ Al-Hidayah Kotabaru resmi menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan 1447H bertempat di MAFTAH Kotabaru. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 2 hingga 7 Maret 2026, ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh para santri cilik di wilayah Kotabaru.


Peserta kegiatan ini mencakup rentang usia yang cukup luas, mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga usia 13 tahun. Sejak hari pertama, suasana di lokasi kegiatan tampak ceria dengan kehadiran anak-anak yang mengenakan busana muslim, siap menyerap ilmu agama dalam lingkungan yang menyenangkan.


Resmi Dibuka oleh Ketua DPC Perhimpunan Al-Irsyad

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua DPC Perhimpunan Al-Irsyad Kotabaru. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi tinggi kepada seluruh peserta agar memandang bulan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri menjadi pribadi yang lebih baik.

"Adik-adik yang dirahmati Allah, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tapi Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk kita menjadi 'Super Muslim'," ujar beliau dalam sambutan pembukaannya.

 



Fokus Kegiatan: Adab, Ilmu, dan Kemandirian

Melalui Pesantren Ramadhan ini, para santri akan dibekali dengan berbagai materi yang dikemas secara interaktif, di antaranya:

  • Kisah Nabi yang Inspiratif: Meneladani perjuangan para nabi dalam berdakwah.

  • Perbaikan Bacaan Al-Qur'an: Belajar mengaji dengan metode yang lebih baik dan benar.

  • Praktik Adab dan Akhlak: Menanamkan perilaku mulia dalam kehidupan sehari-hari.

  • Ibadah Berjamaah: Memperbanyak pahala melalui salat dan zikir bersama teman sebaya.


Ketua DPC menekankan bahwa tujuan akhir dari kegiatan ini bukan sekadar menambah wawasan, melainkan perubahan karakter. "Tujuan kita sederhana: Kita ingin keluar dari bulan Ramadhan ini tidak hanya sebagai anak yang pintar, tapi anak yang sholeh, mandiri, dan semakin sayang kepada orang tua," tambahnya.


Pesan untuk Para Santri

Menutup arahannya, beliau berpesan agar seluruh peserta menjalani setiap sesi dengan hati yang gembira. Beliau mendorong anak-anak untuk tidak ragu bertanya kepada para pengajar dan selalu menjaga kerukunan antar sesama teman.


"Ingat, belajar agama itu menyenangkan. Mari kita jaga kerukunan dan ikuti setiap sesi dengan penuh kegembiraan," pungkasnya.


Dengan dimulainya kegiatan ini, diharapkan MAFTAH Kotabaru dapat terus menjadi wadah yang positif dalam membentuk generasi muda Kotabaru yang berakhlakul karimah dan cinta terhadap agamanya.